Perbedaan Seni Peran Teater dan Seni Peran Drama

Biasanya, masyarakat seringkali tak bisa menjelaskan perbedaan antara seni teater dan drama. Atau kebanyakan bahkan tidak tahu perbedaan antar keduanya.

Hal ini dikarenakan kebanyakan orang hanya akan berpaku pada pertunjukkan spektakuler di atas panggung atau cerita yang disuguhkan tanpa melihat perbedaan antar keduanya.

1.Teater

Teater

Secara estimologi, teater merupakan gedung pertunjukan atau auditorium. Istilah teater di definisikan dalam arti luas adalah sebagai kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas dengan media yaitu percakapan, gerak, dan laku didasarkan pada naskah yang tertulis ol.eh dekor, music, nyanyian, tarian dan sebagainya.

Sedangkan secara bahasa atau dalam artian yang lebih sempit, teater berarti segala tontonan yang dipertunjukkan di depan banyak orang.

Cerita yang ditampilkan pada teater diambil berdasarkan pemilihan naskah dan penggarapan yang terstruktur. Teater juga menampilkan narasi atau cerita yang merupakan proses dari pemahaman publik.

Teater hanya dilaksanakan pada pementasan saja. Di atas panggung, dengan dekorasi tertentu yang disesuaikan dengan naskah.

Teater memerlukan pengucapan vocal yang sangat kuat, sebab penampilan dilakukan di atas panggung dan vocal harus terdengar hingga penonton di barisan yang paling belakang.

Pada teater, emosi yang dikeluarkan oleh lakon atau pemeran haruslah dengan perasaan yang ekstrem. Karena penampilan dilakukan di atas panggung dan perasaan harus terlihat hingga penonton di barisan yang paling belakang.

Pada teater, make up atau tata rias wajah para pemeran haruslah sangat mencolok karena sekali lagi, teater ditampilkan di atas panggung dengan lighting. Ekspresi yang ditonjolkan make up ini haruslah terlihat kuat dan jelas sampai ke ujung panggung.

Dalam teater, cerita atau penampilan harus ditampilkan terus-menerus tanpa jeda sampai ceritanya selesai dan harus dilakukan tanpa kesalahan. Karena cerita yang disuguhkan ditampilkan secara langsung.

Teater lebih ke jenis tradisional dan modern. Teater tradisional adalah sebuah seni pertunjukkan yang muncul pada masing-masing daerah dan berhubungan dengan adat istiadat setempat serta kehidupan sosial masyarakat tersebut.

Sedangkan teater modern adalah suatu bentuk perkembangan dari seni teater tradisional yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sesuai dengan ilmu drama bangsa barat.

2.Drama

Drama

Menurut Tim Matrix Media Literata, drama adalah bentuk narasi yang menggambarkan kehidupan dan alam manusia melalui perilaku (akting) yang dipentaskan.

Drama berasal dari bahasa Yunani yaitu “draomai” yang berarti berbuat, berlaku atau bertindak. Dapat disimpulkan bahwa drama adalah sebuah kisah yang dinarasikan dan diceritakan melalui sebuah pertunjukkan gerak dan seni peran di atas panggung.

Cerita drama menampilkan cerita berdasarkan kehidupan sehari-hari (seperti yang biasa kita lihat pada cerita sinetron atau film).

Drama dapat dilakukan atau ditampilkan dimana saja, umumnya tempat yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari seperti Rumah Sakit, Sekolah, Stasiun Kereta Api, dll.

Drama tidak memerlukan pengucapan vocal yang kuat karena didukung oleh teknologi lain seperi microphone dan speaker.

Pada drama, emosi yang dikeluarkan oleh lakon tidak lah harus terlalu kuat, sebab diperkuat oleh alat-alat seperti kamera dengan berbagai teknik pengambilan gambar.

Pada drama, make up para pemeran tidak harus terlalu mencolok. Pada drama dapat melakukan adegan berkali-kali, karena drama dapat direkam oleh kamera. enis-jenis drama sendiri sangat banyak macamnya, seperti drama romance, horror, dll.

Pada akhirnya drama sering disebut-sebut sama dengan teater karena drama yang biasa ditayangkan ditelevisi seperti layaknya sinetron juga dapat dibuat sebuah pertunjukkan langsung di atas panggung layaknya teater. Mungkin hal tersebut yang membingungkan para pemirsanya.

Teater Rumah Kenangan

Bakti Budaya Djarum Foundation dan Titimangsa Foundation menggelar pertunjukan teater Rumah Kenangan yang dihadirkan dalam pementasan berbentuk cinema play atau film.

Rumah kenangan sendiri merupakan pertunjukan baru yang digelar daring tanpa penonton. Ide menggelar pertunjukkan ini sebagai respon dari situasi pandemic virus corona yang berdampak pada dunia seni dan para pelaku yang ada di dalamnya.

“Semua mengalir secara organic dan kita sebetulnya merespon terhadap situasi. Saya berpikir gak mungkin teman – teman hanya menunggu dan berdiam diri.” Kata Happy Salma, Produser pementasan teater Rumah Kenangan.

Rumah kenangan merupakan kisah mengenai enam manusia dengan beragam karakter yang diikat karena persaudaraan.

Hal ini disebabkan oleh Pandemik Covid – 19, mereka semua terpaksa berada di dalam satu rumah bersama sebelumnya berpencar.

Ternyata segala yang selama ini terpendam, terbuka secara perlahan di dalam sebuah rumah kenangan.

Happy Salma mengatakan ide cerita itu datang dari situasi pandemic yang terjadi saat ini yang mengharuskan orang berada di rumah.

“Tadinya mau kepikiran karena di bulan Agustus apakah menyesuaikan kemerdekaan. Namun akhirnya yang memiliki relevansi tinggi berakar dari rumah karena memang pertunjukkan diadakan di satu tempat dengan tidak banyak orang.” Ujar Happy Salma.

Pementasan ini disutradarai oleh Agus Noor yang juga menulis ide cerita. Sejumlah nama pemain yang berdedikasi di film dan teater juga terlibat, seperti Butet Kartaredjasa, Happy Salma, Susilo Nugroho, dan masih banyak lagi.

Agus Noor mengatakan penggarapan pementasan rumah kenangan ini memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan dengan pertunjukan teater pada biasanya.

“Nah, Rumah kenangan bagaimana bisa memberikan tontonan menarik ketika ditonton di gawai. Namun kita juga tidak boleh mengorbankan peristiwa di panggung hanya untuk gambar yang bagus” papar Agus Noor.

Pentas ini juga mel.ibatkian tim produksi yang telah malang melintang di dunia seni pertunjukan, yaitu Iskandar Loedin dan Deden Jalaludin Bulqini sebagai penata artistic.

Ada pula Indra Ing sebagai penata music, Retno Ratih Damayanti sebagai penata kostum, dan FourColors Production sebagai tim alih media.

Pementasan teater Rumah Kenangan diadakan pada 15 dan 16 Agustus 2020 di www.indonesiakaya.com untuk menyaksikan bisa membeli tiket seharga Rp 50.000 yang melalui laman titimangsa.or.id.

Mau Main Film? Yuk Ketahui Cara Ikut Audisinya!

Kalian punya cita – cita ingin menjadi seorang aktor dan siap mengikuti audiri untuk peran di film pertama kalian?

Mungkin hal ini terdengar menakutkan. Namun, bahkan aktor papan atas seperti Kate Winslet dan Denzel Washington juga harus memulai semuanya dari bawah.

Pertama – tama kalian harus menghafal beberapa monolog dan menyiapkan portofolio kalian untuk menunjukkan bahwa kalian tahu cara kerja di dalam bisnis film.

Kemudian carilah pengumuman audisi film dan tampilan di hadapan sutradara casting. Jika kalian mau tahu lebih lanjut, yuk simak di bawah.

1.Persiapkan Diri

Persiapkan Diri

Dalam beberapa besar audisi film, Anda akan diminta untuk tampil dengan satu atau dua monolog. Ini ialah peluang kalian untuk menonjolkan fleksibilitas dan jangkauan kalian sebagai seorang aktor.

Pilihlah monolog yang tepat dengan kepribadian dan gaya akting kalian. Milikilah setidaknya 3 monolog yang bisa diingat kapan bahkan agar kalian selalu siap ketika ada panggilan audisi yang berpotensi bagi kalian. Kalian tak akan pernah tahu kapan panggilan itu akan datang.

Potret wajah juga sering kali menjadi unsur yang membikin kalian mendapatkan panggilan casting. Rekrutlah fotografer yang berpengalaman dalam membikin potret wajah, sebab potret wajah cukup berbeda seandainya diperbandingkan dengan potret awam.

Potret wajah diwujudkan khusus untuk menonjolkan macam kepribadian kalian dan menonjolkan tampilan jasmani yang membikin kalian menonjol unik.

Video demo ialah kompilasi video klip dari berjenis-jenis proyek film yang telah kalian kerjakan. Klip-klip hal yang demikian mesti berupa kumpulan yang dipilih dengan saksama dari berjenis-jenis adegan yang bisa menonjolkan talenta akting kalian sebaik mungkin.

Kalian bisa mengaplikasikan perangkat lunak penyuntingan video untuk membikin video demo kalian sendiri, atau sewalah penyunting video untuk membikin video yang apik secara profesional. Durasi keseluruhan video tak boleh lebih dari 2-3 menit.

2.Temukan Jadwal Audisi dan Berikan Dokumen

Temukan Jadwal Audisi dan Berikan Dokumen

Dapatkan jadwal audisi. Metode paling mudah untuk menemukan cara kerja audisi di daerah sekitar kalian yaitu dengan melaksanakan pencarian secara daring.

Sbobet88 digital mempunyai daftar panjang mengenai audisi di pelbagai kota. Kalian juga bisa mengamati bagian khusus dari surat berita lokal kalian atau mengamati panggilan casting untuk proyek film sekolah di bagian khusus laman universitas.

Kota Jakarta dan Bandung yaitu kota dengan peluang casting yang banyak, karena ketertarikan terhadap bisnis film di kedua kota tersebut sangat besar.

Melainkan, terdapat kelompok sosial film yang berkembang di banyak kota dan daerah yang lebih kecil, dan kalian pasti akan menemukan peluang di daerah kalian jikalau kalian tahu mesti mencari ke mana.

Lihatlah blog-blog tentang seni, surat berita mingguan dan publikasi seni lainnya untuk menemukan lebih banyak berita.

Berikan segala dokumen yang dipinta terhadap sutradara casting. Kalian mungkin akan dipinta untuk memberikan kesimpulan dan surat sebagai tambahan dari potret wajah dan video demo kalian.

Kalian mungkin mesti membawa serta dokumen ini ke lokasi casting atau menyerahkannya sebelumnya. Bagaimanapun caranya, pastikan bentuk dokumen tersebut cocok dengan prasyarat yang diberi sutradara casting, dan jangan hingga ada yang tertinggal.

Membuat kondisi menjadi kurang nyaman bagi sutradara casting sudah pasti akan merusak peluang kalian.

Itulah 2 tips yang bisa kalian lakukan untuk mendapatkan peran di sebuah film. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat.

Teater Modern Indonesia Terbaik Yang Harus Kamu Tonton

Grup teater ini disebut terbaik karena mereka memiliki beberapa poin yang mempengaruhi kualitas mereka.

antara lain kekaryaan, lama waktu berdiri, ketokohan dan intensitas serta kreatifitas grup ini. Tentu saja, grup yang dimasukkan dalam artikel ini rata-rata adalah grup yang sudah lama berdiri, dari tahun 90-an ke atas.

Lalu, grup apa saja sih yang dimaksud? Yuk simak di bawah ini.

1.Bengkel Teater Rendra

Bengkel Teater Rendra

Menyebut nama WS. Rendra, tentunya segala sudah tahu, bukan? Termasuk juga Bengkel Teater Rendra, yang sempat dua kali “berdiri” merupakan di Yogyakarta pada tahun 1961, dan Depok 1986.

Sebagai seorang tokoh teater dan sastra yang disegani serta dihormati di Indonesia, WS Rendra menjadi tolok ukur pertunjukan teater modern di Indonesia. Itulah kenapa segala pertunjukan teater oleh grupnya juga ikut serta menjadi tolok ukur pertunjukan teater modern.

2.Teater Populer

Teater Populer

Satu lagi tokoh teater yang meletakkan pondasi teater modern di Indonesia yakni Teguh Karya. Teguh Karya mendirikan grup Teater Populer dengan member antara lain Nano Riantiarno, Christine Hakim, Slamet Rahardjo, El Malik, Hengki Sulaiman dan beberapa nama beken lainnya.

Ketika Teguh Karya meninggal dunia, member Teater Populer hijrah ke industri film, meskipun Nano Riantiarno mendirikan Teater Koma.

Tapi, beberapa waktu terakhir, sebagaimana wasiat Teguh Karya sebelum meninggal, Slamet Rahardjo menghidupkan kembali grup teater legendaris Indonesia ini.

3.Teater Koma

Teater Koma

Nama grup ini disebut-sebut sebagai grup teater paling produktif di Indonesia. Baik di atas panggung, maupun di layar kaca, grup ini sama produktifnya.

Grup yang didirikan oleh Nano Riantiarno ini menjadi salah satu pekerja seni teater, sutradara, aktor serta penulis naskah yang dihormati di Indonesia.

Teater Koma juga membawakan banyak naskah dari Nano Riantiarno. Istri Nano, Ratna Riantiarno juga diketahui sebagai tokoh teater wanita yang dihormati di Indonesia.

4.Teater Kecil

Teater Kecil

Bicara tentang penulis naskah produktif asal Indonesia, karenanya nama Arifin C Noer semestinya disebut.

Ada banyak naskah dramanya yang begitu fenomenal pun susah untuk dipentaskan oleh grup teater amatir. Arifin C Noer mendirikan grup teater bernama Teater Kecil dan kerap kali menggelar pementasan yang menerima pengevaluasian positif dari para kritikus.

5.Teater Mandiri

Teater Mandiri

Siapa yang tak kenal dengan nama Putu Wijaya? Seni asal Bali satu ini yakni mantan member Bengkel Teater Rendra yang kemudian mendirikan serta memimpin Teater Mandiri.

Naskah-naskah yang dikarang Putu Wijaya juga sedemikian kuat sehingga menjadikan pementasan Teater Mandiri kian banyak penontonnya serta dikagumi.

6.Bengkel Muda Surabaya

Bengkel Muda Surabaya

Grup teater ini muncul dengan paduan teater tradisional dengan teater modern. Paduan ludruk khas Surabaya dengan teater epik Bertold Brecht menjadi kekuatan grup ini.

Selain itu, grup ini juga membawakan naskah-naskah karangan tokoh-tokohnya, seperti Akhudiat dan Basuki Rahmat.

7. Teater Keliling

Teater Keliling

Didirikan oleh Rudolf Puspa dan Derry Hilang di Jakarta, Teater Keliling menjelma menjadi grup teater produktif yang malah pernah menyelesaikan rekor MURI untuk pementasan di puluhan kota di Indonesia.

Seperti namanya, teater ini memang kerap kali berkeliling ke semua Indonesia, malah ke luar negeri.

Itulah beberapa grup teater terbaik di Indonesia yang harus sesekali kalian tonton penampilannya. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian yang sangat suka dengan seni teater di Indonesia.

Tokoh Teater Paling Terkenal di Indonesia

Perkembangan teater di Indonesia memang tak lepas dari campur tangan para teaterawannya yang kemudian disebut sebagai tokoh teater.

Di Indonesia sendiri, ada banyak sekali tokoh teater yang sangat berjasa dalam perkembangan teater Indonesia.

Nah, untuk kalian yang ingin tahu lebih lanjut, di bawah ini kami akan berikan daftarnya.

1.WS Rendra

WS Rendra

Jika bicara mengenai tokoh teater di Indonesia, rasanya nama ini memang tak boleh ketinggalan. Dengan nama asli  Willibrodus Surendra Bawana Rendra, sastrawan sekaligus teaterawan ini lahir pada 7 November 1935 di Solo, Jawa Tengah.

Beliau kemudian wafat pada 6 Agustus 2009 di Depok, Jawa Barat pada usia 73 tahun. Sejak kuliah, Rendra memang sudah aktif dalam berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan teater.

Pada tahun 1967, Rendra mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta. Namun, akibat tekanan politik yang ada pada zaman itu, kelompok teaternya ini kemudian dipindahkan ke Depok pada Oktober 1985.

Beberapa karyanya antara lain Orang-Orang di Tikungan Jalan (1954), SEKDA (1977), serta Mastodon dan Burung Kondor (1972).

2.Arifin C. Noer

Arifin C. Noer

Arifin Chairin Noer, atau yang lebih diketahui dengan sebutan Arifin C. Noer yakni seorang sutradara dan penulis naskah kelahiran Cirebon pada 10 Maret 1941.

Arifin tak hanya diketahui sebagai tokoh teater Indonesia tetapi juga di dunia perfilman. Arifin telah aktif menulis cerpen dan puisi semenjak masih duduk di kursi SMP.

Semasa sekolah, dia bergabung dengan Lingkaran Drama Rendra dan Himpunan Sastrawan Surakarta, kemudian barulah menemukan kecintaannya pada dunia teater.

Di dalam klasifikasi drama bentukan Rendra itu, dia mulai menulis naskah dan menyutradarai lakon-lakon teater.

Dikala kuliah di Universitas Cokroaminoto, Arifin bergabung dengan Teater Muslim yang dipimpin Mohammad Diponegoro.

Lalu pada tahun 1968, dia pindah ke Jakarta dan mendirikan klasifikasi teater bernama Teater Kecil. Tak hanya aktif sebagai seniman teater, di Jakarta dia juga terus berkarya sebagai sutradara film dan penulis skenario, hingga kesudahannya tutup usia pada 28 Mei 1995 di usia 54 tahun.

Arifin telah melahirkan banyak naskah drama terkenal, diantaranya adalah Seorang Laki-Laki Tua (1966), Prita Istri Kita (1966), Mega-Mega (1966), Kapai-Kapai (1970), Kasir Kita (1972), Orkes Madun (1974), hingga Sandek, Pemuda Kerja (1979).

3.Jose Rizal Manua

Jose Rizal Manua

Tokoh teater Indonesia berikutnya ialah Jose Rizal Manua.Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat pada 14 September 1954 ialah seorang Sarjana Seni alumni Fakultas Teater, Institut Kesenian Jakarta.

Dirinya diketahui sebagai seorang pujangga, pemeran dan pengisi suara film, serta aktivis teater. Pada tahun 1975 dia mendirikan Teater Adinda, bersama dengan Yos Marutha Effendi.

Setelah aktif berkarya selama beberapa tahun bersama Teater Adinda, dia kemudian mendirikan Bengkel Deklamasi Jakarta pada 1986.

Dua tahun setelahnya, dia mendirikan salah satu kategori teater buah hati-buah hati bernama Teater Tanah Air.

Golongan teater bentukannya hal yang demikian meraih jawara pertama pada Festival Teater Si-buah hati Dunia ke-9 di Lingen, Jerman, yang diselenggarakan pada 14-22 Juli 2006.

Sampai kini, keberadaan Teater Tanah Air tak dapat diragukan lagi bagi perteateran Indonesia bahkan dunia.

Itulah beberapa tokoh teater tanah air yang memiliki jasa yang sangat berharga untuk Indonesia. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian yang suka dengan seni teater di Indonesia.

Belajar dari Film Pendek “Tilik”

Beberapa bulan lalu, ada sebuah film pendek Viral yang berjudul “Tilik” atau dalam bahasa Indonesianya, menjenguk. Ini adalah sebuah film pendek, berkisah mengenai segerombolan ibu-ibu yang berniat untuk menjenguk Bu Lurah di sebuah rumah sakit yang ada di kota.

Namun, bukan itu yang menjadi titik fokus dalam film pendek ini, yang membuat film pendek ini menarik adalah kisahnya yang seakan benar-benar menggambarkan kebiasaan ibu-ibu Indonesia kalau sedang berkumpul. Detail seperti menggunakan Truk sebagai alat transportasi juga seakan menambah kesan ‘nyata’ dari film pendek satu ini.

Meski terkesan sederhana, namun film pendek berdurasi 32:34 menit ini benar-benar wajib kita telaah. Apa saja yang bisa kita pelajar dari film pendek ‘Tilik’ untuk kita yang ingin membuat film pendek? Lihat berikut, yuk!

Buka Lebih Dalam “Tilik”

1.Pemilihan Pemain yang Tepat

Pemain di dalam film pendek ini adalah nyawa dari film Tilik sendiri. Bukan hanya pemeran utama, seperti Bu Tejo, saja yang menjadi fokus para penonton, karena para pemain sampingan yang ikut di dalam truk pun juga patut diapresiasi.

Bahkan tak jarang kita menemukan film-film layar lebar yang asal memilih figuran, ini membuat kurangnya kesan alami dari adegan di dalam film tersebut. Nah, di film pendek satu ini, para pemain ibu-ibu yang tidak ikut berbicara pun tampak alami dengan melihat pemandangan, saling mengobrol, dan kegiatan lain yang tidak menonjol namun tidak juga tampak kaku.

2.Menonjolkan Kebiasaan-Kebiasaan Masyarakat Indonesia

Keunikan lain dari film Tilik ini adalah selain berfokus pada omongan Bu Tejo dan teman-temannya, ada juga kebiasaan masyarakat Indonesia yang ikut andil menjadi adegan di dalam film pendek ini. Seperti saat Bu Tejo ingin buang air kecil namun mereka masih harus menempuh jarak yang jauh, Yu Ning memberikan dia karet untuk diikatkan pada jempol, konon katanya ini bisa membantu kita menghilangkan rasa ingin buang air kecil.

3. Tidak Asal Ambil Line Cerita

Keunikan lain yang menjadi fokus dalam film pendek Tilik ini bisa dilihat dari segi cerita yang mereka bawakan, di mana bahasan mengenai Dia, seorang kembang desa yang masih lajang, di mana ini membuat banyak warga yang bergunjing mengenai hal ini.

Para ibu-ibu membicarakan mengenai Dian yang kerap kali jalan bersama dengan om-om, di mana akan menjadi sebuah plot twist di akhir film ini. Yu Ning adalah sosok yang membela Dian, karena ia merasa Dian bukan sosok yang seperti itu, namun Bu Tejo tetap pada pendiriannya yang mengatakan kalau Dian memang simpanan om-om.

Mungkin kita berfikir memang Bu Tejo hanya gosip saja, namun ternyata di akhir film, faktanya Dian memang simpanan dari suami Bu Lurah. Ini seakan menunjukkan kalau tidak semua gosip ibu-ibu itu fitnah, tapi ini tetap tidak boleh dilakukan loh, ya!

4. Pengambilan Gambar yang Menawan

Terakhir yang akan kami bahas adalah dari segi pengambilan gambarnya yang menawan. Di sini bukan hanya di perlihatkan dari sudut pandang di dalam truk saja, namun juga pemandangan sekitarnya. Kita dapat melihat pepohonan yang rindang, sawah, dan pemandangan indah lain yang memang menandakan kalau para ibu-ibu yang sedang naik truk ini berasal dari desa dan hendak pergi ke kota.

Saat sampai ke kota, kita juga bisa melihat kalau bangunan yang ada di sekitarnya sudah berbeda dibandingkan saat mereka masih baru berangkat dari desa.

Itulah beberapa hal yang bisa kita ambil dari film pendek Tilik ini, gimana? Menginspirasi bukan?

Inilah Cara Membuat Film Pendek yang Wajib Kalian Ketahui!

Untuk membuat sebuah film oendek bukanlah hal yang sulit dan juga mahal. Dimana pembuatan film ini cukup sederhana dan hanya membutuhkan biaya yang terjangkau. Hal terpenting dalam pembuatan sebuah film adalah dengan memiliki ide cerita yang bisa berkembang dan akan berkelanjutan. Sebelum membuat sebuah film pendek, kita juga harus menentukan fokus ceritanya terlrbih dahulu. Setelah kita menentukan fokus cerita, inilah hal-hal yang perlj kalian ketahui seperti berikut ini.

1.Riset Awal

Riset Awal

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk membuat sebuah film adalah mencari tahu terlebih dahulu latar belakang film tersebut. Dimana riset ini harus sangat detail dan sederhana. Di zaman yang tengah maju dan berkembang ini, kita bisa melakukan browsing terlebih dahulu melalui internet dan bertanya kepada teman dan orang yang sudah mengalaminya. Kita juga bisa mecatat data yang bisa dijadikan bahan referensi.

2. Menyiapkan Peralatan

Menyiapkan Peralatan

Setelah itu, untuk membuat sebuah film penting bagi kita mempersiapkan perlengkapan yang kita perlukan. Dimana peralatan tersebut ialah handycam atau kamera video beserta dengan baterai dan juga charger. Selain itu, penting untuk kalian membawa mikrofon tambahan dan kabel ekstensinya, triposld, dan juga kaset kosong untuk menyimpan film yang akan kalian buat.

3. Riset Lapangan

Riset Lapangan

Waktu kalian sampai di tempat tujuan, kita harus melakukan riset terlebih dahulu. Dimana penting bagi kita memcocokkan data yang bisa didapat saat riset awal dengan keadaan yang ada di lapangan.cara melakukan riset ini juga cukup midah, dimana kita bisa melakukannya dengan jalan, ngobrol, serra nongkrong santai.

4. Membuat Alur Cerita Kasar

Membuat Alur Cerita Kasar

Kalian bjsa menentukan siapa yang mau kalian angkat sebagai tokoh dalam pemeran film kalian. Biasanya hasil riset yang akan kalian peroleh di film akan lebih spesifik dan menarik. Kalian bisa membuat alur cerita kasar dari ide tersebut. Alur cerita kasar yang dibuat ini akan menjadi pengancang dalam sebuah alur film yang kalian buat.

5. Membuat sinopsis

Membuat sinopsis

Kalian bisa membuat cerita singkat film yang kalian buat. Dimana sinopsis ini akan menjelaskan kepada pembaca sebelum mereka menontonnya. Dari sinopsis ini sendiri, kita bisa menentukan siapa yang harus kita wawancara, daftar pertanyaan apa saja yang akan menjadi point dalam film ini. Bahkan kalian juga harus mempersiapkan daftar gambar yang kalian butuhkan di luar wawancara.

6. Membuat Alur Cerita Final

Membuat Alur Cerita Final

Kaljan bisa menyesuaikan hasil catatan dengan hasil wawancara yang telah kalian buat. Dimana hal ini sangat mungkin terjadi karena hasil wawancara yang akan menghasilkan data lebih banyak dan berbeda dari apa yang telah kita siapkan sebelumnya. Dimana kita bisa perbaiki dan membuat sinopsis baru yang bisa kita susun dari hasil rekaman yang telah kita tonton berulang kali. Jika setelah selesai, kalian bisa membuat sinopsis final yang bisa kalian jadikan panduan untuk mulai mengedit. Kalian juga bisa menambahkan berbagai iringan musik latar yang sesuai. Bahkan kalian juga bisa masukkan opening tittle yang bisa menggambarkan keseluruhan film didalamnya.

Nah itu dia 6 daftar cara membuat film terbaik yang perlu kalian ketahui dan jadikan refrensi untuk pembuatan film kalian. Yuk untuk klaian yang ingin menjadi pembuat film pahami dan lakukan tips diatas ini agar memperoleh hasil yang maksimal dalam film kalian.