Pentingnya Sorot Mata Dalam Dunia Seni Peran

Pernahkah kamu sedang menyaksikan sebuah film dan memperhatikan mata dari sang pemain? Jika kamu pernah, apa yang kamu rasakan?

Sorot mata dari seorang pemain biasanya akan sangat berdampak besar dengan akting yang ia tunjukkan. Karena jika ia tidak terfokus dan hanya menghafal dari naskah yang ia baca, hal itu akan sangat terlihat jelas dari sorot mata si aktris.

Jadi bisa disimpulkan, sorot mata adalah salah satu hal yang penting di dalam dunia seni peran.

Tidak jarang kita bisa menemukan para aktris pemula yang belum bisa mengontrol dengan baik sorot mata mereka. Ini membuat akting mereka menjadi terasa kaku dan dingin. Bahkan saat sedang adegan menangis, tak jarang kita malah tertawa karena sangat nyata kalau mereka tidak benar-benar serius mendalami peran yang sedang mereka mainkan.

Untuk itu kamu jika ingin mendalami dunia seni peran, ada baiknya untuk mempelajari juga bagaimana mengekspresikan diri dengan baik melalui sorot mata. Dengan demikian, mereka yang menyaksikan bagaimana kamu melakukan peranmu bisa dengan baik memahami apa yang ingin kamu sampaikan.

Jika kamu merupakan seorang pemeran di atas panggung, tetap jangan abaikan sorot mata meski para penonton tidak bisa benar-benar melihat secara langsung sorot mata kamu. Karena sebenarnya, sorot mata ini akan tetap sangat mempengaruhi cara kamu memberikan ekspresi di atas panggung.

Pelajari cara menunjukkan ekspresi ini dengan baik agar penonton bisa mengetahui apa yang sedang kamu rasakan.

Sorot mata juga tidak hanya dipelajari oleh para orang di seni peran, karena banyak juga penyanyi yang mempelajari teknik sorot mata ini agar mereka bisa lebih baik dalam menyampaikan makna dari lagu yang mereka sampaikan. Ini juga bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk aktris atau penyanyi yang memiliki kelebihan dalam menunjukkan sorot mata mereka.

Nah, itulah sedikit ulasan mengenai sorot mata yang penting untuk dipelajari di dalam dunia seni peran. Jika kamu ahli mengatur sorot matamu, maka secara alami kamu secara perlahan juga akan semakin mudah mengatur ekspresi wajah kamu.

Perkembangan Bioskop di Dunia

Bioskop atau cinema hall merupakan sebuah gedung yang berisi auditorial untuk menonton film sebagai hiburan.

Sebagian besar bioskop sendiri merupakan teater komersial yang melayani masyarakat dengan menjual tiket pertunjukkan. Bedanya bioskop dengan situs https://discosperfectos.com/ ini adalah satunya hanya untuk menonton dan satu lagi adalah tempat bermain game slot online terpercaya di indonesia. Nah, situs penyedia permainan slot online terbaik ini tidak hanya memberikan tontonan dan permainan saja, tapi kalian semua akan bisa merasakan kesenangan serta keuntungan uang asli dari sana.

Namun, beberapa bioskop juga dikelola oleh organisasi nirlaba yang mengenakan biaya keanggotaan untuk menonton film.

Film dalam bioskop diproyeksikan dengan poryektor film ke layar proyeksi besar di depan auditorium. Sedangkan dialog pada film, suara, dan m7usik diputar melalui sejumlah speaker yang dipasang di dinding ruang bioskop.

Istilah bioskop melibatkan kata film yang merupakan bentuk dari gambar bergerak dalam pengertian sinematografi.

Sementara teater berasal dari kata Perancis kuno yang artinya tempat terbuka di zaman kuno untuk melihat tontonan dan drama.

Seiring berkembangnya waktu, pada tahun 1570 an dalam bahasa Inggris, makna teater berganti menjadi sebuah bangunan tempat pertunjukkan dipentaskan.

Dalam buku The Magazine of Science and School of Arts Volume 4 (1843) karya William Brittain, dalam tradisi panjang teater, teater film merupakan wadah yang bisa menampung segala jenis hiburan.

Beberapa bentuk hiburan teater melibatkan pemutaran gambar bergerak dan dapat dianggap sebagai pendahulu film.

Awalnya pertunjukkan di lakukan di tempat-tempat yang sudah tidak terpakai. Pada 1799, Étienne-Gaspard Robert memindahkan pertunjukan Phantasmagorie-nya ke biara yang ditinggalkan di dekat Place Vendôme di Paris. Lingkungan menakutkan, dengan kuburan dan reruntuhan.

Kemudian di tahun 1833, The Royal Polytechnic Institution di London menjadi tempat populer danberpengaruh untuk semua jenis pertunjukkan.

Di mana teater tersebut dapat menampung 500 kursi dengan lentera ajaib yang bisa menampilkan gambaran konser, pantomin, atau bentuk teater lainnya ke sebuah layar yang besar.

Kemudian teater film banyak dikenal oleh semua orang, setelah Le Chat Noir salah satu tempat hiburan di Paris memberikan pertunjukan bayangan pada tahun 1881.

Pemutaran film untuk publik pertama kali dilakukan di teater. Di mana teater yang dipilih adalah yang dapat digelapkan dan mampu menampung penonton dengan nyaman.

Teater Berlin Wintergarten adalah tempat pertunjukan film pertama Skladanowsky bersaudara dari tanggal 1 hingga 31 November 1895.

Selain itu, Émile Reynaud memutar film animasi Pantomimes Lumineus dari 28 Oktober 1892 hingga Maret 1900 di Musée Grévin di Paris, dengan sistem Theatre Optique miliknya.

Dia memberikan lebih dari 12.800 pertunjukan dengan total lebih dari 500.000 pengunjung, dengan program termasuk Pauvre Pierrot dan Autour d’une cabine.

Max Skladanowsky dan saudaranya Emil mendemonstrasikan film mereka dengan Bioskop pada bulan Juli 1895 di Gasthaus Sello di Pankow (Berlin). Sejak 1918, tempat tersebut dimanfaatkan sebagai bioskop penuh-waktu.

Pemutaran film komersial pertama oleh Skladanowsky bersaudara berlangsung di Wintergarten di Berlin dari tanggal 1 hingga 31 November 1895.

Sementara itu, Pemutaran film komersial dan publik pertama yang dibuat dengan Louis dan Auguste Lumière’s Cinématographe berlangsung di ruang bawah tanah Salon Indien du Grand Café di Paris pada 28 Desember 1895.

Di Amerika Serikat, banyak teater kecil dan sederhana yang didirikan. Biasanya di etalase yang diubah. Kemudian untuk yang ingin menonton akan dikenakan biaya lima sen untuk satu tiket.

Hal ini lalu dikenal sebagai nickelodeon. Jenis teater ini berkembang dari sekitar 1905 hingga sekitar 1915. The Korsor Biograf Teater, di Korsør, Denmark, dibuka pada Agustus 1908 dan merupakan bioskop tertua yang diketahui masih beroperasi terus menerus.

Itulah bagaimana sejarah awal dari perkembangan bioskop. Semoga bermanfaat.

Perbedaan Seni Peran Teater dan Seni Peran Drama

Biasanya, masyarakat seringkali tak bisa menjelaskan perbedaan antara seni teater dan drama. Atau kebanyakan bahkan tidak tahu perbedaan antar keduanya.

Hal ini dikarenakan kebanyakan orang hanya akan berpaku pada pertunjukkan spektakuler di atas panggung atau cerita yang disuguhkan tanpa melihat perbedaan antar keduanya.

1.Teater

Teater

Secara estimologi, teater merupakan gedung pertunjukan atau auditorium. Istilah teater di definisikan dalam arti luas adalah sebagai kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas dengan media yaitu percakapan, gerak, dan laku didasarkan pada naskah yang tertulis ol.eh dekor, music, nyanyian, tarian dan sebagainya.

Sedangkan secara bahasa atau dalam artian yang lebih sempit, teater berarti segala tontonan yang dipertunjukkan di depan banyak orang.

Cerita yang ditampilkan pada teater diambil berdasarkan pemilihan naskah dan penggarapan yang terstruktur. Teater juga menampilkan narasi atau cerita yang merupakan proses dari pemahaman publik.

Teater hanya dilaksanakan pada pementasan saja. Di atas panggung, dengan dekorasi tertentu yang disesuaikan dengan naskah.

Teater memerlukan pengucapan vocal yang sangat kuat, sebab penampilan dilakukan di atas panggung dan vocal harus terdengar hingga penonton di barisan yang paling belakang.

Pada teater, emosi yang dikeluarkan oleh lakon atau pemeran haruslah dengan perasaan yang ekstrem. Karena penampilan dilakukan di atas panggung dan perasaan harus terlihat hingga penonton di barisan yang paling belakang.

Pada teater, make up atau tata rias wajah para pemeran haruslah sangat mencolok karena sekali lagi, teater ditampilkan di atas panggung dengan lighting. Ekspresi yang ditonjolkan make up ini haruslah terlihat kuat dan jelas sampai ke ujung panggung.

Dalam teater, cerita atau penampilan harus ditampilkan terus-menerus tanpa jeda sampai ceritanya selesai dan harus dilakukan tanpa kesalahan. Karena cerita yang disuguhkan ditampilkan secara langsung.

Teater lebih ke jenis tradisional dan modern. Teater tradisional adalah sebuah seni pertunjukkan yang muncul pada masing-masing daerah dan berhubungan dengan adat istiadat setempat serta kehidupan sosial masyarakat tersebut.

Sedangkan teater modern adalah suatu bentuk perkembangan dari seni teater tradisional yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sesuai dengan ilmu drama bangsa barat.

2.Drama

Drama

Menurut Tim Matrix Media Literata, drama adalah bentuk narasi yang menggambarkan kehidupan dan alam manusia melalui perilaku (akting) yang dipentaskan.

Drama berasal dari bahasa Yunani yaitu “draomai” yang berarti berbuat, berlaku atau bertindak. Dapat disimpulkan bahwa drama adalah sebuah kisah yang dinarasikan dan diceritakan melalui sebuah pertunjukkan gerak dan seni peran di atas panggung.

Cerita drama menampilkan cerita berdasarkan kehidupan sehari-hari (seperti yang biasa kita lihat pada cerita sinetron atau film).

Drama dapat dilakukan atau ditampilkan dimana saja, umumnya tempat yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari seperti Rumah Sakit, Sekolah, Stasiun Kereta Api, dll.

Drama tidak memerlukan pengucapan vocal yang kuat karena didukung oleh teknologi lain seperi microphone dan speaker.

Pada drama, emosi yang dikeluarkan oleh lakon tidak lah harus terlalu kuat, sebab diperkuat oleh alat-alat seperti kamera dengan berbagai teknik pengambilan gambar.

Pada drama, make up para pemeran tidak harus terlalu mencolok. Pada drama dapat melakukan adegan berkali-kali, karena drama dapat direkam oleh kamera. enis-jenis drama sendiri sangat banyak macamnya, seperti drama romance, horror, dll.

Pada akhirnya drama sering disebut-sebut sama dengan teater karena drama yang biasa ditayangkan ditelevisi seperti layaknya sinetron juga dapat dibuat sebuah pertunjukkan langsung di atas panggung layaknya teater. Mungkin hal tersebut yang membingungkan para pemirsanya.

Teater Rumah Kenangan

Bakti Budaya Djarum Foundation dan Titimangsa Foundation menggelar pertunjukan teater Rumah Kenangan yang dihadirkan dalam pementasan berbentuk cinema play atau film.

Rumah kenangan sendiri merupakan pertunjukan baru yang digelar daring tanpa penonton. Ide menggelar pertunjukkan ini sebagai respon dari situasi pandemic virus corona yang berdampak pada dunia seni dan para pelaku yang ada di dalamnya.

“Semua mengalir secara organic dan kita sebetulnya merespon terhadap situasi. Saya berpikir gak mungkin teman – teman hanya menunggu dan berdiam diri.” Kata Happy Salma, Produser pementasan teater Rumah Kenangan.

Rumah kenangan merupakan kisah mengenai enam manusia dengan beragam karakter yang diikat karena persaudaraan.

Hal ini disebabkan oleh Pandemik Covid – 19, mereka semua terpaksa berada di dalam satu rumah bersama sebelumnya berpencar.

Ternyata segala yang selama ini terpendam, terbuka secara perlahan di dalam sebuah rumah kenangan.

Happy Salma mengatakan ide cerita itu datang dari situasi pandemic yang terjadi saat ini yang mengharuskan orang berada di rumah.

“Tadinya mau kepikiran karena di bulan Agustus apakah menyesuaikan kemerdekaan. Namun akhirnya yang memiliki relevansi tinggi berakar dari rumah karena memang pertunjukkan diadakan di satu tempat dengan tidak banyak orang.” Ujar Happy Salma.

Pementasan ini disutradarai oleh Agus Noor yang juga menulis ide cerita. Sejumlah nama pemain yang berdedikasi di film dan teater juga terlibat, seperti Butet Kartaredjasa, Happy Salma, Susilo Nugroho, dan masih banyak lagi.

Agus Noor mengatakan penggarapan pementasan rumah kenangan ini memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan dengan pertunjukan teater pada biasanya.

“Nah, Rumah kenangan bagaimana bisa memberikan tontonan menarik ketika ditonton di gawai. Namun kita juga tidak boleh mengorbankan peristiwa di panggung hanya untuk gambar yang bagus” papar Agus Noor.

Pentas ini juga mel.ibatkian tim produksi yang telah malang melintang di dunia seni pertunjukan, yaitu Iskandar Loedin dan Deden Jalaludin Bulqini sebagai penata artistic.

Ada pula Indra Ing sebagai penata music, Retno Ratih Damayanti sebagai penata kostum, dan FourColors Production sebagai tim alih media.

Pementasan teater Rumah Kenangan diadakan pada 15 dan 16 Agustus 2020 di www.indonesiakaya.com untuk menyaksikan bisa membeli tiket seharga Rp 50.000 yang melalui laman titimangsa.or.id.

Mau Main Film? Yuk Ketahui Cara Ikut Audisinya!

Kalian punya cita – cita ingin menjadi seorang aktor dan siap mengikuti audiri untuk peran di film pertama kalian?

Mungkin hal ini terdengar menakutkan. Namun, bahkan aktor papan atas seperti Kate Winslet dan Denzel Washington juga harus memulai semuanya dari bawah.

Pertama – tama kalian harus menghafal beberapa monolog dan menyiapkan portofolio kalian untuk menunjukkan bahwa kalian tahu cara kerja di dalam bisnis film.

Kemudian carilah pengumuman audisi film dan tampilan di hadapan sutradara casting. Jika kalian mau tahu lebih lanjut, yuk simak di bawah.

1.Persiapkan Diri

Persiapkan Diri

Dalam beberapa besar audisi film, Anda akan diminta untuk tampil dengan satu atau dua monolog. Ini ialah peluang kalian untuk menonjolkan fleksibilitas dan jangkauan kalian sebagai seorang aktor.

Pilihlah monolog yang tepat dengan kepribadian dan gaya akting kalian. Milikilah setidaknya 3 monolog yang bisa diingat kapan bahkan agar kalian selalu siap ketika ada panggilan audisi yang berpotensi bagi kalian. Kalian tak akan pernah tahu kapan panggilan itu akan datang.

Potret wajah juga sering kali menjadi unsur yang membikin kalian mendapatkan panggilan casting. Rekrutlah fotografer yang berpengalaman dalam membikin potret wajah, sebab potret wajah cukup berbeda seandainya diperbandingkan dengan potret awam.

Potret wajah diwujudkan khusus untuk menonjolkan macam kepribadian kalian dan menonjolkan tampilan jasmani yang membikin kalian menonjol unik.

Video demo ialah kompilasi video klip dari berjenis-jenis proyek film yang telah kalian kerjakan. Klip-klip hal yang demikian mesti berupa kumpulan yang dipilih dengan saksama dari berjenis-jenis adegan yang bisa menonjolkan talenta akting kalian sebaik mungkin.

Kalian bisa mengaplikasikan perangkat lunak penyuntingan video untuk membikin video demo kalian sendiri, atau sewalah penyunting video untuk membikin video yang apik secara profesional. Durasi keseluruhan video tak boleh lebih dari 2-3 menit.

2.Temukan Jadwal Audisi dan Berikan Dokumen

Temukan Jadwal Audisi dan Berikan Dokumen

Dapatkan jadwal audisi. Metode paling mudah untuk menemukan cara kerja audisi di daerah sekitar kalian yaitu dengan melaksanakan pencarian secara daring.

Sbobet88 digital mempunyai daftar panjang mengenai audisi di pelbagai kota. Kalian juga bisa mengamati bagian khusus dari surat berita lokal kalian atau mengamati panggilan casting untuk proyek film sekolah di bagian khusus laman universitas.

Kota Jakarta dan Bandung yaitu kota dengan peluang casting yang banyak, karena ketertarikan terhadap bisnis film di kedua kota tersebut sangat besar.

Melainkan, terdapat kelompok sosial film yang berkembang di banyak kota dan daerah yang lebih kecil, dan kalian pasti akan menemukan peluang di daerah kalian jikalau kalian tahu mesti mencari ke mana.

Lihatlah blog-blog tentang seni, surat berita mingguan dan publikasi seni lainnya untuk menemukan lebih banyak berita.

Berikan segala dokumen yang dipinta terhadap sutradara casting. Kalian mungkin akan dipinta untuk memberikan kesimpulan dan surat sebagai tambahan dari potret wajah dan video demo kalian.

Kalian mungkin mesti membawa serta dokumen ini ke lokasi casting atau menyerahkannya sebelumnya. Bagaimanapun caranya, pastikan bentuk dokumen tersebut cocok dengan prasyarat yang diberi sutradara casting, dan jangan hingga ada yang tertinggal.

Membuat kondisi menjadi kurang nyaman bagi sutradara casting sudah pasti akan merusak peluang kalian.

Itulah 2 tips yang bisa kalian lakukan untuk mendapatkan peran di sebuah film. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat.

Teater Modern Indonesia Terbaik Yang Harus Kamu Tonton

Grup teater ini disebut terbaik karena mereka memiliki beberapa poin yang mempengaruhi kualitas mereka.

antara lain kekaryaan, lama waktu berdiri, ketokohan dan intensitas serta kreatifitas grup ini. Tentu saja, grup yang dimasukkan dalam artikel ini rata-rata adalah grup yang sudah lama berdiri, dari tahun 90-an ke atas.

Lalu, grup apa saja sih yang dimaksud? Yuk simak di bawah ini.

1.Bengkel Teater Rendra

Bengkel Teater Rendra

Menyebut nama WS. Rendra, tentunya segala sudah tahu, bukan? Termasuk juga Bengkel Teater Rendra, yang sempat dua kali “berdiri” merupakan di Yogyakarta pada tahun 1961, dan Depok 1986.

Sebagai seorang tokoh teater dan sastra yang disegani serta dihormati di Indonesia, WS Rendra menjadi tolok ukur pertunjukan teater modern di Indonesia. Itulah kenapa segala pertunjukan teater oleh grupnya juga ikut serta menjadi tolok ukur pertunjukan teater modern.

2.Teater Populer

Teater Populer

Satu lagi tokoh teater yang meletakkan pondasi teater modern di Indonesia yakni Teguh Karya. Teguh Karya mendirikan grup Teater Populer dengan member antara lain Nano Riantiarno, Christine Hakim, Slamet Rahardjo, El Malik, Hengki Sulaiman dan beberapa nama beken lainnya.

Ketika Teguh Karya meninggal dunia, member Teater Populer hijrah ke industri film, meskipun Nano Riantiarno mendirikan Teater Koma.

Tapi, beberapa waktu terakhir, sebagaimana wasiat Teguh Karya sebelum meninggal, Slamet Rahardjo menghidupkan kembali grup teater legendaris Indonesia ini.

3.Teater Koma

Teater Koma

Nama grup ini disebut-sebut sebagai grup teater paling produktif di Indonesia. Baik di atas panggung, maupun di layar kaca, grup ini sama produktifnya.

Grup yang didirikan oleh Nano Riantiarno ini menjadi salah satu pekerja seni teater, sutradara, aktor serta penulis naskah yang dihormati di Indonesia.

Teater Koma juga membawakan banyak naskah dari Nano Riantiarno. Istri Nano, Ratna Riantiarno juga diketahui sebagai tokoh teater wanita yang dihormati di Indonesia.

4.Teater Kecil

Teater Kecil

Bicara tentang penulis naskah produktif asal Indonesia, karenanya nama Arifin C Noer semestinya disebut.

Ada banyak naskah dramanya yang begitu fenomenal pun susah untuk dipentaskan oleh grup teater amatir. Arifin C Noer mendirikan grup teater bernama Teater Kecil dan kerap kali menggelar pementasan yang menerima pengevaluasian positif dari para kritikus.

5.Teater Mandiri

Teater Mandiri

Siapa yang tak kenal dengan nama Putu Wijaya? Seni asal Bali satu ini yakni mantan member Bengkel Teater Rendra yang kemudian mendirikan serta memimpin Teater Mandiri.

Naskah-naskah yang dikarang Putu Wijaya juga sedemikian kuat sehingga menjadikan pementasan Teater Mandiri kian banyak penontonnya serta dikagumi.

6.Bengkel Muda Surabaya

Bengkel Muda Surabaya

Grup teater ini muncul dengan paduan teater tradisional dengan teater modern. Paduan ludruk khas Surabaya dengan teater epik Bertold Brecht menjadi kekuatan grup ini.

Selain itu, grup ini juga membawakan naskah-naskah karangan tokoh-tokohnya, seperti Akhudiat dan Basuki Rahmat.

7. Teater Keliling

Teater Keliling

Didirikan oleh Rudolf Puspa dan Derry Hilang di Jakarta, Teater Keliling menjelma menjadi grup teater produktif yang malah pernah menyelesaikan rekor MURI untuk pementasan di puluhan kota di Indonesia.

Seperti namanya, teater ini memang kerap kali berkeliling ke semua Indonesia, malah ke luar negeri.

Itulah beberapa grup teater terbaik di Indonesia yang harus sesekali kalian tonton penampilannya. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian yang sangat suka dengan seni teater di Indonesia.

Tokoh Teater Paling Terkenal di Indonesia

Perkembangan teater di Indonesia memang tak lepas dari campur tangan para teaterawannya yang kemudian disebut sebagai tokoh teater.

Di Indonesia sendiri, ada banyak sekali tokoh teater yang sangat berjasa dalam perkembangan teater Indonesia.

Nah, untuk kalian yang ingin tahu lebih lanjut, di bawah ini kami akan berikan daftarnya.

1.WS Rendra

WS Rendra

Jika bicara mengenai tokoh teater di Indonesia, rasanya nama ini memang tak boleh ketinggalan. Dengan nama asli  Willibrodus Surendra Bawana Rendra, sastrawan sekaligus teaterawan ini lahir pada 7 November 1935 di Solo, Jawa Tengah.

Beliau kemudian wafat pada 6 Agustus 2009 di Depok, Jawa Barat pada usia 73 tahun. Sejak kuliah, Rendra memang sudah aktif dalam berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan teater.

Pada tahun 1967, Rendra mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta. Namun, akibat tekanan politik yang ada pada zaman itu, kelompok teaternya ini kemudian dipindahkan ke Depok pada Oktober 1985.

Beberapa karyanya antara lain Orang-Orang di Tikungan Jalan (1954), SEKDA (1977), serta Mastodon dan Burung Kondor (1972).

2.Arifin C. Noer

Arifin C. Noer

Arifin Chairin Noer, atau yang lebih diketahui dengan sebutan Arifin C. Noer yakni seorang sutradara dan penulis naskah kelahiran Cirebon pada 10 Maret 1941.

Arifin tak hanya diketahui sebagai tokoh teater Indonesia tetapi juga di dunia perfilman. Arifin telah aktif menulis cerpen dan puisi semenjak masih duduk di kursi SMP.

Semasa sekolah, dia bergabung dengan Lingkaran Drama Rendra dan Himpunan Sastrawan Surakarta, kemudian barulah menemukan kecintaannya pada dunia teater.

Di dalam klasifikasi drama bentukan Rendra itu, dia mulai menulis naskah dan menyutradarai lakon-lakon teater.

Dikala kuliah di Universitas Cokroaminoto, Arifin bergabung dengan Teater Muslim yang dipimpin Mohammad Diponegoro.

Lalu pada tahun 1968, dia pindah ke Jakarta dan mendirikan klasifikasi teater bernama Teater Kecil. Tak hanya aktif sebagai seniman teater, di Jakarta dia juga terus berkarya sebagai sutradara film dan penulis skenario, hingga kesudahannya tutup usia pada 28 Mei 1995 di usia 54 tahun.

Arifin telah melahirkan banyak naskah drama terkenal, diantaranya adalah Seorang Laki-Laki Tua (1966), Prita Istri Kita (1966), Mega-Mega (1966), Kapai-Kapai (1970), Kasir Kita (1972), Orkes Madun (1974), hingga Sandek, Pemuda Kerja (1979).

3.Jose Rizal Manua

Jose Rizal Manua

Tokoh teater Indonesia berikutnya ialah Jose Rizal Manua.Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat pada 14 September 1954 ialah seorang Sarjana Seni alumni Fakultas Teater, Institut Kesenian Jakarta.

Dirinya diketahui sebagai seorang pujangga, pemeran dan pengisi suara film, serta aktivis teater. Pada tahun 1975 dia mendirikan Teater Adinda, bersama dengan Yos Marutha Effendi.

Setelah aktif berkarya selama beberapa tahun bersama Teater Adinda, dia kemudian mendirikan Bengkel Deklamasi Jakarta pada 1986.

Dua tahun setelahnya, dia mendirikan salah satu kategori teater buah hati-buah hati bernama Teater Tanah Air.

Golongan teater bentukannya hal yang demikian meraih jawara pertama pada Festival Teater Si-buah hati Dunia ke-9 di Lingen, Jerman, yang diselenggarakan pada 14-22 Juli 2006.

Sampai kini, keberadaan Teater Tanah Air tak dapat diragukan lagi bagi perteateran Indonesia bahkan dunia.

Itulah beberapa tokoh teater tanah air yang memiliki jasa yang sangat berharga untuk Indonesia. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian yang suka dengan seni teater di Indonesia.